Prabowo Beri Waktu BGN Benahi Tata Kelola MBG dalam 1 Bulan

"Kembali lagi Pak Presiden intinya adalah silakan dikaji lagi. Pak Presiden tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan. Beliau ingin hati-hati," ujar Agustina.
Menurut dia, Kepala Negara sangat memahami perbaikan tata kelola MBG membutuhkan waktu
"Karena memang tidak mudah mengambil sebuah kebijakan untuk jutaan orang. Kan ini sudah 63 juta penerima manfaat, memang tidak mudah," ujar dia.
Agustina juga menyebut Prabowo memerintahkan seluruh kementerian untuk membantu BGN membenahi MBG.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas juga mengatakan penataan MBG masih butuh waktu satu bulan lagi.
Selama satu bulan itu, pemerintah akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan.
"Kami minta waktu satu, satu bulan. Ya, 1 bulan lagi. 1 bulan untuk menyelesaikan, merapikan," kata Zulhas usai rapat bersama Prabowo.
Setelah itu, hasil evaluasi terkait MBG akan dilaporkan ke Presiden Prabowo Subianto.
"Langkah-langkah berikutnya kami akan laporkan Bapak Presiden untuk nanti diputuskan, diberi arahan seperti apa keputusan akhirnya. Tetapi kami akan mengkaji lebih mendalam 1 bulan dari hari ini," ujar Zulhas.
Politikus PAN ini menyebutkan beberapa persoalan dimaksud di antaranya soal titik SPPG.
"Banyak, ya. Yang penyalahgunaan, kemudian titik-titik yang sudah layak menerima, kemudian sudah begitu banyak titik yang sudah ditentukan tetapi, tetapi belum ada apa SPPG-nya. Ada yang sudah membangun tapi belum ada, banyak, banyak hal, ya," kata Zulhas.
Sebelumnya: Petani di Kendari Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas 4 Kali
Selanjutnya: Zohran Mamdani Jajaki Potensi Penangkapan Netanyahu di Sidang Umum PBB
Artikel Terkait
- Berjam-jam JPO Tendean Ditabrak Truk Dibongkar, Kendaraan Belum Bisa Melintas
- Rapat bersama Komisi II, Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
- Kronologi Status Eks Jampidsus Febrie: Siang Disebut Saksi, Malam Ditegaskan Tersangka
- Bamsoet Dorong Tanggung Jawab dan Disiplin Pemilik Izin Senjata Api
- Cerita Warga Makassar Bertahan dengan Air Sumur Berlumpur, Kuning, dan Berminyak Setiap Kemarau
- Ingatkan Kepala Daerah, Bahlil: Blok Masela Bukan Proyek APBD, Jangan Titip Tim Sukses
- Peneliti Coba Rekayasa Nyamuk Jantan demi Bikin Malaria Musnah
- Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Diduga Terima Duit dari Sejumlah Proyek
