Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Malaysia dan Vietnam, 4 Orang Tewas

Hujan deras memicu banjir bandang di wilayah Malaysia dan Vietnam. Banjir bandang itu telah menyebabkan empat orang tewas di Vietnam.
Dilansir The Star dan The Straits Times, Minggu , hujan deras memicu banjir bandang di beberapa bagian Lembah Klang, Malaysia, menyebabkan kemacetan pada Sabtu . Selain itu, beberapa kendaraan terjebak di banjir, terutama di Petaling Jaya.
Video yang beredar online menunjukkan jalan-jalan yang tergenang banjir di beberapa bagian distrik Petaling, termasuk Petaling Jaya, Kelana Jaya, dan daerah sekitar Damansara.
Banjir juga dilaporkan di Bukit Jelutong di Shah Alam dan Kuchai Lama di Kuala Lumpur. Beberapa kendaraan di Petaling Jaya terlihat sebagian terendam, sementara pengendara kesulitan melewati air banjir dan lalu lintas melambat di sepanjang rute yang terdampak.
Asisten Direktur Operasi Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selangor, Ashrul Riezal Asbar, mengatakan departemen tersebut telah menerima panggilan darurat terkait banjir bandang pada Sabtu .
"Pada pukul 5 sore, kami menerima panggilan darurat terkait banjir bandang di Petaling Jaya. Personel kami sedang menanggapi insiden tersebut," katanya.
Selain di Malaysia, banjir juga melanda Vietnam. Sedikitnya, empat orang tewas dan empat lainnya hilang setelah banjir bandang melanda sebuah desa pegunungan di provinsi Lai Chau, Vietnam utara.
Banjir di desa Muong Than terjadi pada Jumat pagi setelah hujan lebat selama beberapa hari di Vietnam utara. Banjir juga telah melukai tujuh orang.
Laporan Kantor Berita Vietnam menampilkan foto-foto yang menunjukkan lumpur merah dan air banjir menutupi desa. Bebatuan dan kayu gelondongan tampak menumpuk di sudut jalan yang rusak. Beberapa bagian di Vietnam utara diperkirakan akan menghadapi curah hujan lebat.
Lihat juga Video: Banjir Bandang Terjang Cianjur, Warga Histeris Lihat Perabotan Rumah Hanyut
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Belum Ada Gedung Permanen, 30 Siswa Sekolah Rakyat di Pamekasan Dititipkan ke Sampang
Selanjutnya: INFOGRAFIK: Hoaks Pemutihan Pajak Kendaraan 2026, Simak Bantahannya
Artikel Terkait
- Pengamat: TPA Terbakar Bukan karena Kemarau, tapi Tata Kelola Buruk
- NORAD Terapkan Pembatasan Terbang saat Final Piala Dunia 2026
- Kancil Masih Setia Mengaspal di Jakarta meski Ada MRT dan LRT
- 5 Shio Paling Pintar Menurut Astrologi Tiongkok, Ada Kamu?
- Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah di Tengah Fenomena Fatherless
- Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Medan Merdeka
- Harga dan Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026
- Setahun Diuji, Ini Alasan Baterai Solid-State Belum Dipakai ke Mobil
