Prabowo Instruksikan Seluruh Kementerian Bantu BGN untuk Benahi MBG

Salah satunya, Prabowo meminta agar masyarakat yang masuk golongan mampu dicoret dari daftar penerima MBG.
"Tetapi mereka yang berada di desil yang di bawah, di daerah yang tertinggal, di daerah yang memang prevalensi stunting-nya tinggi dan sebagainya, silakan diberikan," sambung dia.
Bahkan, menurut Agustina, Prabowo juga mempersilakan BGN untuk kembali mengkaji nominal harga dalam satu porsi MBG.
"Apakah 15.000 itu memang juga cukup? Silakan kaji. Jika memang tidak cukup berapa angkanya? Itu pesan-pesan secara umum lah," ucapnya.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga meminta BGN mengkaji penerima manfaat MBG selama satu bulan ke depan.
BGN juga diminta menata Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG agar sesuai standar.
"Penataan SPPG, itu juga beliau bilang silakan dikaji, silakan dilihat yang memang secara kualitas memenuhi standar dan sebagainya, itu silakan dilakukan koordinasi dengan pihak kementerian Kemenkeu dan sebagainya," ungkapnya.
Sebelumnya: Kemendes dan 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional KDKMP
Selanjutnya: Mogok Jualan 3 Hari, Pedagang Daging Sapi Lamongan Minta Kepastian Harga
Artikel Terkait
- Waka BGN Minta Waktu ke Mitra SPPG untuk Tata Program MBG
- Netanyahu Dukung Argentina, Doakan Juara Piala Dunia Lagi
- Dosen UGM Terima Ancaman dan Doxing Usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU
- Satu Truk Kabur usai Tabrakan di JLS, Sopir Korban Terjepit Kabin
- Kekeringan Mengancam Pemangkasan Produksi Padi Bandung Barat hingga 15 Persen
- CEO INPEX: Blok Masela Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Lokal
- Garda Prabowo Cabut Aduan Terhadap Tiyo Ardianto, Sebut Presiden Memaafkan
- BYD M6 DM Catat Efisiensi Lebih dari 81 KM per Liter di Jalur Surabaya-Prigen, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM
