Anak Sayuti Melik Dibawa ke STPL Bekasi, Mensos: Kita Didampingi, Nanti Akan Dibantu

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan anak dari penulis naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Sayuti Melik yakni Heru Baskoro (84) dan istri, Treyzia Noviani sudah dibawa ke Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi Timur.
Gus Ipul memastikan, Heru akan mendapat perawatan dan pendampingan hingga tuntas.
"Jadi, setelah kita dapat informasi, dijemput ke sana ke rumahnya, dilakukan asesmen, sementara diajak ke STPL Bekasi. Ya, nanti di situ akan dilakukan beberapa hal yang memang diperlukan oleh penerima manfaat," ujar Gus Ipul, di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Selama berada di STPL Bekasi Timur, Heru juga akan mendapat pendampingan oleh dokter.
"Tentu di sana juga ada pendampingan dari dokter, juga dari pendamping-pendamping sosial ya, sambil kita tentukan apa langkah-langkah berikutnya. Tapi, yang jelas, selama di sana ada layanan residensial," ucap dia.
Menurut dia, Heru akan mendapat pendampingan sesuai dengan kebutuhannya.
"Nanti seperti apa, ya tentu akan kita lihat sesuai dengan perkembangan yang ada. Tapi pada prinsipnya kita dampingi, kita layani sampai tuntas," ujar dia.
Gus Ipul juga memastikan setiap pengobatan untuk Heru akan ditanggung Kementerian Sosial (Kemensos).
Kemensos akan melakukan koordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan.
"Semuanya nanti akan dibantu, akan di-cover. Kita akan koordinasi dengan BPJS Kesehatan, ya. Kita akan koordinasi dengan pihak-pihak lain untuk ikut membantu," tegas dia.
Sebagai informasi, saat ini Heru mengalami penurunan kondisi kesehatan yang cukup signifikan.
Heru dan istri sempat tinggal di Kanada sekitar 1998 hingga 1999.
Pada waktu ini, perjalanan kariernya cukup baik.
Namun, kehidupan kedua lansia tersebut berubah setelah Heru mengalami gangguan penglihatan.
Heru hanya dapat melihat menggunakan mata sebelah kiri, sedangkan mata kanannya sudah tidak berfungsi.
Selain itu, ia juga menderita diabetes yang turut memperburuk kondisi kesehatannya.
Sebelumnya: Polisi Cek TKP Kasus Anjing Husky yang Viral Dibacok di Bekasi
Selanjutnya: Banjir Rob Masuk Sekolah, Disdik Surabaya Sebut MPLS Tak Terganggu
Artikel Terkait
- Update Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Naik
- Disdik Blitar Ungkap Alasan SD Negeri Kekurangan Siswa Baru
- Sederet Masalah Ponpes Manjung Wonogiri: Dari Overkapasitas, Kasus Bullying hingga Pendiri Tersangka Pelecehan
- Jual Seragam Rp 1 Juta, Dua Kepala SD Negeri di Ngawi Diperiksa Polisi
- Pramono Serahkan Proses Ganti Rugi JPO Tendean ke Dinas Terkait dan Penegak Hukum
- Usai Tikam 2 Pemuda di Samarinda, Pelaku Buang Pisau ke Bak Sampah
- Alasan Prabowo Terbitkan Perpres yang Jadi Landasan TNI Jaga Rumah Eks Jampidsus
- Tak Berizin dan Cemari Udara, Peleburan Aluminium Ilegal Timbun Limbah B3 di Kabupaten Tangerang Dihentikan
