Disalurkan di Kopdes, Prabowo: Barang Subsidi Milik Rakyat, Tidak Diperdagangkan

Dengan demikian, Prabowo meyakini untuk pertama kali dalam sejarah pemerintah memiliki rantai pasok yang terjaga dari pusat sampai ke desa.
Peran KDMP tak hanya menjadi pemasok, tetapi juga menjadi penjaga kelangkaan barang saat permintaan masyarakat melonjak.
"Kita sekarang tidak bisa kita di-blackmail, tidak bisa nanti ada barang langka, tidak bisa nanti ada menimbun barang di saat kritis. Mau Idul Fitri, barang langka, mau tahun baru, barang langka," katanya.
Dengan adanya KDMP, jaringan distribusi bisa terjaga dan deteksi dini pasokan berlebih di satu daerah bisa segera teratasi dengan distribusi ke daerah yang membutuhkan.
"Suatu desa kelebihan telur, di desa lain kurang, kita akan paham dan mengerti, dan kita akhirnya akan lebih baik dan lebih cepat untuk mengendalikan inflasi," tuturnya.
Prabowo percaya, pembangunan Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih adalah program untuk mengamankan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.
Sebelumnya: OTT Lagi, Kini Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang Dicokok KPK
Selanjutnya: Polresta Tangerang Tangkap Pengedar Tramadol, 493 Butir Obat Keras Disita
Artikel Terkait
- Dasco Pimpin Rapat DPR dengan Pemerintah, Bahas Anggaran Kapal Perintis
- Siap Produksi, Ini Bocoran Paten Honda V3R Pakai Supercharger
- Regulasi U23 Dicabut, Persib Perpanjang Kontrak Kakang Rudianto
- Ada Konser Akbar di Monas, 13 KA Keberangkatan Gambir Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara
- Kejagung Bentuk 'Tim 9' Berisi Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie Adriansyah
- 2 Penganiaya Ketua BPD Penolak Tambang Emas Ilegal Jadi Tersangka dan Ditahan
- Jangan Pernah Transfer Uang ke Rekening Pribadi Sales Saat Beli Mobil
- Pelaku Begal Pembacok Pria di Koja Jakut Tinggalkan Gancu, Polisi Kantongi Identitasnya
