Seorang Petani di Sikka Tewas Digigit Babi Hutan

Sebelum kejadian, sekitar pukul 07.00 Wita, korban bersama adiknya, RN (43), duduk minum kopi.
Tak lama berselang, tiba-tiba terdengar suara anjing menggonggong.
Korban mengambil peralatan berburu berupa parang, tombak dan senapan angin, lalu bergegas menuju lokasi anjing yang menggonggong.
"Jaraknya kurang lebih sekitar 500 meter dari rumah korban. RN menunggu di rumah," katanya.
Leonardus melanjutkan, setelah lama menunggu, RN pergi mencari korban di pondok.
Di sana ia hanya mendapati seekor anjing milik korban. RN mengikuti jejak anjing tersebut ke arah korban.
Ia terkejut lantaran menemukan korban sudah tak bernyawa. Ia melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga.
Leonardus menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Watubaing ditemukan beberapa luka gigitan pada tubuh korban.
"Ditemukan beberapa gigitan pada tubuh korban yang diduga berasal dari gigitan babi hutan," tandasnya.
Sebelumnya: Bina Marga DKI: Belum Ada Kesepakatan Ganti Rugi JPO Tendean Usai Ditabrak Truk
Selanjutnya: 3 Kapal di Muara Angke Jakut Terbakar, Damkar Kerahkan 65 Personil
Artikel Terkait
- Nur Widayanto Ungkap Sebab Kekalahan Timnas voli putra Indonesia dari Kamboja
- Peredaran Narkotika Kerap Sasar Pelajar, Polres Jakpus Pasang Barcode Aduan Anonim di Sekolah
- Polisi Selidiki Dugaan Perusakan 63 Pohon Karet di Pangandaran, Keterlibatan Oknum Ormas Didalami
- Pembenahan "Setengah Hati" Managemen MBG
- Viral Wanita Diperkosa Ayah dan Paman di Bekasi, Polisi Selidiki
- Roy Suryo Gugat Ganti Rugi Rp 210 Juta, Refly Harun: Akan Disumbangkan ke Panti Asuhan
- SRT Sulsel Dibangun Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu, Dilengkapi Smart Classroom
- Eks Kabareskrim Sebut Ada Pertaruhan Marwah Kejagung dalam Pengusutan Febrie Adriansyah
