Tak Terima Ditegur Usai Terobos Palang, 3 Pria Keroyok Penjaga Perlintasan KA

Video pengeroyokan terhadap petugas penjaga perlintasan kereta api di Kabupaten Garut, Jawa Barat, viral di media sosial. Peristiwa itu diduga dipicu pelaku yang tak terima ditegur setelah menerobos perlintasan saat palang pintu telah tertutup.
Insiden itu terjadi di pos jaga perlintasan sebidang JPL 227 Leuwigoong. Dalam rekaman video yang beredar luas, terlihat para pelaku mengejar petugas hingga masuk ke dalam bangunan pos. Meski detail kejadian di dalam ruangan tidak terekam sepenuhnya, PT Kereta Api Indonesia memastikan petugas tersebut menjadi korban kekerasan fisik.
"Penjaga perlintasan JPL 227 Leuwigoong mengalami luka lebam di wajah serta luka gores di tangan," ungkap Manajer Humas Daop 2 PT KAI, Kuswardojo, dilansir detikJabar, Selasa .
Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Minggu sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadian bermula saat petugas yang menerima informasi akan melintasnya KA Serayu menutup pintu perlintasan tersebut.
Namun, saat pintu perlintasan telah tertutup, seorang pengendara sepeda motor menerobos masuk. Melihat tindakan yang membahayakan tersebut, petugas kemudian memberikan teguran kepada pengendara.
"Namun teguran itu justru direspons dengan tindakan arogan. Pengendara itu kembali ke pos bersama dua orang lainnya dan melakukan pengeroyokan terhadap petugas," ungkap Kuswardojo.
Akibat kejadian tersebut, petugas mengalami luka lebam di bagian wajah, serta luka goresan di tangan. Kuswardojo menuturkan, pihaknya sangat mengecam tindakan arogan tersebut.
Terkait kejadian ini, Kasat Reskrim Polres Garut AKP Herman Saputra menjelaskan saat ini pihaknya tengah memburu tiga orang pria yang melakukan aksi bang jago terhadap petugas pintu perlintasan kereta api tersebut. "Kasusnya sedang dalam proses penyelidikan kami," katanya.
Baca selengkapnya di sini.
Simak juga Video 'Pemotor Cekcok dengan Petugas saat Terobos Jalur Busway di Jakbar':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Matahari Tepat di Atas Ka'bah 15-16 Juli, Menag: Momentum Pastikan Arah Kiblat
Selanjutnya: Tekanan Ban Truk 200 Psi: Ancaman Serius Bagi Pengendara Motor
Artikel Terkait
- Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 Senin Sore, Pos Lain Masih Normal
- Sidang Perdana Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq Digelar 23 Juli
- Ricuh Baku Hantam di DPRD Riau, Satpam Dilarikan ke RS, Polisi Turun Tangan
- Prabowo Diminta Teken Perpres Rencana Aksi Nasional HAM, Istana Akan Cek dan Jadi Catatan
- Gempa M 5 Guncang Turki, Tak Ada Laporan Kerusakan-Korban Jiwa
- Ampas Kopi Gayo "Disulap" jadi Kemasan Pangan Ramah Lingkungan
- Sejak Kapan Manusia Mulai Bertato?
- Apakah Cabut Gigi Ditanggung BPJS Kesehatan? Cek Syarat dan Ketentuannya
