Meninggal saat Jaga Merti Dusun, Anggota Satlinmas Semarang Dapat Santunan

Total Santunan Mencapai Rp 874 Juta
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan, Cahyaning Indriasari, mengapresiasi tinggi komitmen Pemerintah Kabupaten Semarang dalam memberikan jaminan perlindungan ketenagakerjaan bagi seluruh jajaran Satlinmas.
Cahyaning mengungkapkan bahwa total alokasi dana santunan yang diserahkan kepada para ahli waris pada kesempatan tersebut mencapai angka ratusan juta rupiah.
"Santunan yang diserahkan untuk 19 ahli waris total Rp 874 juta," kata Cahyaning.
Ngesti Puji Dedikasi Satlinmas Jaga Ketertiban
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya atas dedikasi tanpa lelah jajaran Satlinmas dalam mengawal ketenteraman serta ketertiban umum di tengah masyarakat.
"Peran bapak-ibu sekalian sangat luar biasa. Satlinmas bisa hadir di acara apapun mulai dari hajatan, sosial kemasyarakatan dan lainnya untuk menjaga ketertiban umum," tutur Ngesti.
Ngesti menegaskan, Pemkab Semarang berkomitmen untuk terus mengalokasikan anggaran insentif tahunan serta kepesertaan jaminan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh jajaran Satlinmas sebagai bentuk penghargaan nyata atas jasa-jasa mereka.
"Hal itu terlaksana juga karena dukungan dari DPRD Kabupaten Semarang," pungkas Ngesti.
Sebelumnya: Film Semua Akan Baik-Baik Saja Raih 4 Nominasi Festival Film Bandung
Selanjutnya: Anwar Ibrahim Bertekad Usir Warga Israel dari Malaysia
Artikel Terkait
- Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer
- Sekjen Kemendagri Minta Pemda Optimalkan Pendataan Calon Penerima BSPS
- BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat di Sumut dan Sulsel Meski Lagi Kemarau
- Indonesia Bangun Pusat Pembibitan Babi Berstandar Internasional, Datangkan 546 Indukan dari Denmark
- Ejekan Messi Gagal Penalti Berujung Pria Bangladesh Tewas
- Tinggalkan Motor 2 Menit untuk Ambil Paket, Ojol di Tangerang Jadi Korban Curanmor
- 3 Hal yang Diam-diam Dinilai Orang Saat Pertama Kali Bertemu
- Polisi Kembali Periksa Ketua DPRD TTU Terkait Kasus Intimidasi terhadap Dokter Icha
