Eri Cahyadi Cari Pelaku Pungli ke Pedagang CFD di Surabaya

Menurut Eri, perempuan yang diduga melakukan pungutan liar tersebut sudah tidak lagi beraksi.
Koordinasi dengan Polisi
Meski demikian, Pemerintah Kota Surabaya masih berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencari keberadaannya.
"Kami bekerja sama terus dengan Siber di Polda Jatim, juga di Polres untuk terus mencari. Karena saya tidak mau lagi ada pungutan-pungutan liar di Kota Surabaya," ujarnya.
Eri meminta perempuan tersebut menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saya berharap umi-umi, njenengan di mana saja ayo bertemu. Jadi setelah menarik ya harus bisa mempertanggungjawabkan. Saya tidak mau lagi ada uang (tarikan) itu," katanya.
Ia kembali menegaskan bahwa seluruh pedagang dapat berjualan di CFD tanpa dipungut biaya.
"Tidak ada yang namanya pedagang-pedagang itu berbayar, karena posisi ini adalah gratis. Saya berharap juga pedagang kalau sudah selesai, mohon dibersihkan," ujarnya.
Sebelumnya: Kemenbud Kerja Sama dengan Danantara Perkuat Ekosistem Pemajuan Kebudayaan
Selanjutnya: INFOGRAFIK: Hoaks Ibu Rumah Tangga Dapat Bantuan DAP Australia Sebesar Rp 1 Miliar
Artikel Terkait
- Penjual Lontong Sayur Kena Pajak Rp 840 Ribu, Pemkab Pati Beri Penjelasan
- Yusril Sebut KUHAP Baru Jadi Alasan Belum Ditahannya Febrie Adriansyah
- Gangguan Layanan Air PAM Semestinya Diikuti Diskon Tagihan Pelanggan
- Kesaksian Sopir Truk Korban Tabrakan Beruntun di Tol JORR Arah Tanjung Priok
- Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel, Ada Luka Tembak di Kepala
- Seskab: Pemerintah Targetkan Renovasi 400.000 Rumah Tidak Layak Huni Tahun Ini
- Kabut Asap Bayangi Final Piala Dunia, Udara New York Sangat Tidak Sehat
- Prabowo Yakin RI Bangkit, Ini Pesannya buat yang Merasa Indonesia Suram
