Wanita di Bekasi Sempat Cekcok dengan Pacar Sebelum Disekap

Polisi mengungkap awal mula wanita berinisial TS menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh pacarnya, HSLT, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat . Keduanya sempat terlibat perselisihan pada Juni lalu.
"Korban dan Terlapor terlibat perselisihan. Terlapor diduga melakukan kekerasan terhadap korban secara berulang hingga 8 Juli 2026," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kamis .
Korban kemudian melarikan diri dengan cara kabur melalui jendela ketika pacarnya sedang keluar. Berdasarkan hasil pemeriksaan, keduanya telah menjalin hubungan sejak April 2025. "Berdasarkan keterangan awal, korban dan Terlapor diketahui menjalin hubungan sejak April 2025," ungkapnya.
Diketahui, polisi mengungkap pelaku dalam kasus ini berjumlah dua orang. Salah satunya, berinisial HSLT, kini telah ditangkap.
"Untuk pelaku ada 2 orang, 1 orang sudah kita amankan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian.
AKBP Jerico menambahkan, satu pelaku lainnya saat ini masih diburu oleh petugas. Namun pihak kepolisian belum membeberkan identitas detail pelaku yang sudah diamankan tersebut.
"Sementara satu lagi masih dalam pengejaran," ungkapnya.
Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai peran dari masing-masing tersangka. Polisi masih terus mendalami kasus ini dan bergerak cepat memburu satu pelaku yang masih jadi buron.
Lihat juga Video: Cinta Berujung Petaka, Pria Tewas Usai Cekcok di Surabaya
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Teka-teki "Safe House" Bupati Sukoharjo di Solo, Diduga Simpan Brankas Emas
Selanjutnya: Iran Vs AS Merembet ke Mana-mana
Artikel Terkait
- Prabowo: Senjata RI Diakui Dunia, Menang Pertandingan Menembak 12 Kali
- Jelang Banyuwangi Ethno Carnival, Jumlah Wisatawan di Banyuwangi Membeludak
- Pelarian Pembunuh Sadis yang Tusuk Driver Ojol Berakhir
- Cara Mengenali Emosi yang Sedang Dirasakan, Menurut Psikolog
- Cabai Habanero Lokal Pertama Indonesia, Lebih Pedas dari Rawit
- Israel Bocorkan Keberadaan Terbaru Mojtaba Khamenei, Sebut Tak Lagi di Iran
- Sudah Ada 324 RPTRA di Jakarta, Pramono Akan Tambah Lagi Dekat Permukiman
- NasDem Minta 3 Perkara Korupsi yang Jerat Febrie Diusut Tuntas hingga Akar
