Pengacara Tewas Usai Diduga Loncat dari Lantai 46 Apartemen di Jaksel

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental terdekat.
Seorang pria yang berprofesi sebagai pengacara berinisial RMN ditemukan tewas di balkon hotel di Setiabudi, Jakarta Selatan . Korban tewas setelah diduga loncat dari lantai 46 apartemen.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan penemuan korban.Jasad korban ditemukan pada Sabtu pukul 11.20 WIB di balkon lantai 2 sebuah hotel di Karet Kuningan, Setiabudi, Jaksel.
"Benar, Polsek Metro Setiabudi telah melakukan pengecekan TKP terkait adanya seseorang yang ditemukan terjatuh di balkon lantai 2 hotel, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Berdasarkan data awal, korban diketahui bernama RM Napitupulu," ujar Kombes Budi dalam keterangannya, Senin .
Berdasarkan keterangan saksi dan pengecekan CCTV, korban datang melalui apartemen menuju rel gondola lantai 46. Korban kemudian melompat hingga jatuh ke balkon lantai 2 hotel yang masih satu kawasan dengan aoartemen.
"Dari hasil keterangan saksi dan pengecekan CCTV, korban diduga datang seorang diri ke apartemen. Kemudian menuju area rel gondola lantai 46 dan melompat hingga terjatuh di balkon lantai 2 hotel," ungkapnya.Budi Hermanto mengatakan pihaknya masih mencari kebenaran soal informasi yang beredar yang menyebutkan bahwa korban adalah keponakan dari seseorang yang juga berprofesi sebagai pengacara kondang, sebagaimana yang ramai di media sosial.
"Terkait informasi mengenai hubungan keluarga korban dengan pihak tertentu, hal tersebut masih didalami Polsek Metro Setiabudi. Kasus ditangani Polsek Setiabudi," pungkasnya.
Lihat juga Video: Wanita Lompat dari Lantai 19 Apartemen Kalibata gegara Ada ODGJ
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Main-main ke Kabupaten Semarang, Ada Wisata Apa?
Selanjutnya: Ekonom Nilai Obligasi Pemerintah Masih Menarik, Asal Ada Syarat Ini
Artikel Terkait
- Arus Peti Kemas IPC TPK Naik 7 Persen pada Semester I 2026, Tembus 1,82 Juta TEUs
- Di Depan Prabowo, Menkop Ingin Koperasi Kembali Jadi Sokoguru Perekonomian
- Jaksa Agung: Sinergi dengan Polri Sudah Sejak Lama, Kami Tak Bisa Dipisah
- Prabowo Ingin Perbaikan MBG Dikaji Matang dan Tak Terburu-buru
- Polemik Malvinas: Inggris Desak FIFA, Gedung Putih Bela Argentina
- Dominik Szoboszlai Perpanjang Kontrak di Liverpool hingga 2031
- Tangis Haru Warnai Penutupan MPLS di Banyumas, Siswa Sungkem dan Basuh Kaki Orangtua
- Polisi Ungkap Sosok Pelaku Pemicu Rangkaian Pemerkosaan Gadis Sampang
