Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Jember, Satgas Selidiki Penyebabnya

Menurut Fauzi, Bupati Jember menyayangkan terjadinya insiden yang kembali terjadi dalam program MBG.
"Bupati menginstruksikan agar penyelamatan korban menjadi prioritas utama. Seluruh korban harus mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik, dan seluruh biaya pengobatan ditanggung pemerintah," kata Fauzi, Kamis (16/7/2026).
Selain memastikan korban memperoleh penanganan medis, Pemkab Jember juga langsung melakukan langkah awal penyelidikan.
Fauzi mengatakan telah meminta Camat Bangsalsari turun ke lapangan memantau kondisi para korban sekaligus mengamankan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan.
Sampel tersebut akan menjadi bahan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan sumber pencemaran makanan.
Pagi tadi, kata dia, tim Satgas MBG turun langsung ke lokasi kejadian, meninjau dan mengumpulkan fakta di lokasi sekaligus mengidentifikasi penyebab pasti insiden.
"Kami ingin memastikan secara detail apa penyebab kejadian ini. Hasil investigasi nanti akan menjadi dasar evaluasi agar kasus serupa tidak kembali terjadi," terang Fauzi.
Kasus dugaan keracunan di Jember ini menambah daftar baru persoalan pelaksanaan program MBG.
Hasil investigasi laboratorium dan evaluasi terhadap proses penyediaan makanan oleh SPPG jadi hal penting untuk memastikan standar keamanan pangan benar-benar dijalankan.
Fauzi menegaskan bahwa penanganan terhadap korban tetap menjadi prioritas sembari menunggu hasil penyelidikan mengenai penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.
Sebelumnya: Stadion Si Jalak Harupat Jadi Venue Piala Presiden 2026, Polisi Siapkan Pengamanan Ketat
Selanjutnya: Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 18 Juli 2026, Berangkatan dari Palur hingga Yogyakarta
Artikel Terkait
- Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja
- GNK Kritik Hotman Paris: Jangan Seret Nama Presiden untuk Bela Febrie
- 'Taufik Hidayat' Cikarang Penyiksa Pacar Ditangkap di Jakarta Timur
- INFOGRAFIK: Hoaks Pemutihan Pajak Kendaraan 2026, Simak Bantahannya
- Kenapa "Paspamres-nya Donald Trump" Ikut Turun Tangan Periksa Kasus Febrie Adriansyah?
- Bupati Lombok Barat Tiba di KPK Usai Kena OTT
- Asosiasi Desa Harap KDKMP Bisa Bangun Produktivitas-Genjot Ekonomi Warga
- Dana Kelolaan Sucor AM Tembus Rp 42,6 Triliun hingga Juni 2026
