Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi

Bentrok antarwarga terjadi di Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur . Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Nasyirul Falah Amru mendorong penyelesaian konflik melalui musyawarah mufakat tanpa kekerasan.
"Harusnya segala persoalan bisa dirampungkan dengan musyawarah mufakat. Konflik kalau hanya mengandalkan klaim tanah adat desa sampai kapan pun tidak akan selesai," kata Falah kepada wartawan, Selasa .
Falah meminta aparat segera meredam peristiwa itu untuk menghindari konflik warga semakin parah. Dia mendorong pihak kepolisian juga mengupayakan penyelesaian konflik melalui mediasi warga.
"Aparat keamanan juga harus segera turun untuk meredam dan menghindari konflik yang lebih parah. Untuk itu sebaiknya aparat kepolisian harus mengusut tuntas dan memediasi supaya bentrok tidak melebar dan segera tuntas," ujarnya.
Diketahui, bentrok itu terjadi antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak. Polisi mengatakan tiga orang tewas dan lima orang mengalami luka ringan akibat insiden ini.
"Tiga orang meninggal dunia, lima orang luka ringan, dan 20 unit rumah terbakar," ujar Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A Kalelado, seperti dilansir detikBali, Minggu .
Bentrok ini terjadi pada Sabtu pagi. Eliezer mengatakan pendataan jumlah korban maupun kerusakan rumah masih terus dilakukan setelah bentrokan dua desa tersebut.
Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A. Kalelado mengatakan personel gabungan TNI-Polri masih disiagakan di wilayah Adonara Timur untuk menjaga keamanan pascabentrokan hingga situasi benar-benar aman dan terkendali.
"Kami memastikan personel gabungan TNI-Polri tetap melaksanakan penjagaan di wilayah Adonara Timur untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujarnya.
Sebelumnya: Kemenbud-Muhammadiyah Sinergi Manfaatkan Seni Budaya Jadi Media Dakwah
Selanjutnya: Kesaksian Sopir Truk Korban Tabrakan Beruntun di Tol JORR Arah Tanjung Priok
Artikel Terkait
- BYD M6 DM Catat Efisiensi 92 KM per Liter di Semarang, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM di Karakter Jalan Berbeda
- Demi Nonton Piala Dunia, Pasien Puskesmas di Polman Sulbar Kabur Bawa Infus
- Kekeringan Melanda Tenjo Bogor, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali untuk Mandi dan Mencuci
- Mensos Minta Pemda Aktif Perbarui DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran
- Polri Usut Korupsi Pembiayaan Batu Bara: Ada 3 Tersangka, Tak Terkait "Blackout"
- Efek Domino Kenaikan Harga Obat bagi Pengeluaran Keluarga
- Cerita Damkar Karanganyar Evakuasi 5 Anak Kucing Berkat Laporan Seorang Ibu Hamil
- Polda Riau Siapkan Pengamanan Riau Bhayangkara Run, Tekankan Green Policing
