Lake Marker
Lokasi: Beranda > Otomotif > Kekeringan Landa Cigudeg Bogor, Ribuan Warga hingga Puskesmas Krisis Air Bersih

Kekeringan Landa Cigudeg Bogor, Ribuan Warga hingga Puskesmas Krisis Air Bersih

Waktu: 2026-07-29 19:44:54Sumber: Lake MarkerKategori: Otomotif

Ribuan warga di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, kembali mengalami krisis air bersih karena terdampak kekeringan.

Bahkan, layanan kesehatan, Puskesmas, di wilayah tersebut juga ikut terdampak kekeringan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M. Adam Hamdani mengatakan kekeringan yang melanda wilayah tersebut karena tidak adanya curah hujan sejak kurang lebih satu bulan terakhir.

"Berdampak pada sumur resapan dan mata air mengering sehingga warga mengalami krisis air bersih," kata Adam kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).

Adapun rincian wilayah terdampak di kecamatan tersebut ialah Kampung Cilame dan Kampung Ciasahan dengan total 384 Kepala Keluarga (KK)/1.199 jiwa.

Karena itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor menyalurkan 10.000 liter air bersih untuk memenuhi sementara kebutuhan air bersih warga.

"Pendistribusian air bersih masih belum mencukupi warga karena wilayah yang terdampak masih ada yang belum tersentuh oleh air bersih sehingga masih memerlukan suplai air bersih," ungkapnya.

Tim BPBD menyalurkan 5.000 liter air bersih untuk Puskesmas Lebakwangi yang terdampak kekeringan di wilayah Cigudeg, Kabupaten Bogor. Dok BPBDKOMPAS.com/PUTRA RAMADHANI ASTYAWAN KONTRIBUTOR BOGOR Tim BPBD menyalurkan 5.000 liter air bersih untuk Puskesmas Lebakwangi yang terdampak kekeringan di wilayah Cigudeg, Kabupaten Bogor. Dok BPBD

Puskesmas Terdampak Kekeringan

Tidak hanya berdampak kepada warga, kekeringan yang terjadi di wilayah Cigudeg juga menyebabkan krisis air bersih di Puskesmas Lebakwangi.

"Dampak perubahan cuaca dan tidak adanya curah hujan selama satu bulan berdampak pada sumur resapan yang ada di Puskesmas Lebakwangi sehingga mengalami krisis air bersih," tambah Adam.

Karena itu, timnya juga menyalurkan air bersih 5.000 liter untuk mengisi toren penampungan Puskesmas.

"Saat ini air bersih sudah didistribusikan untuk bahan cadangan kebutuhan pasien yang berobat," tuturnya.

Artikel Terkait