Jangan Simpan Motor Listrik di Tempat Panas dan Lembab, Ini Alasannya

Pasalnya, kondisi tersebut dapat mempercepat kerusakan baterai maupun komponen elektronik kendaraan.
KOMPAS.com/ Selma Aulia Motor listrik yang tengah diperbaiki di Bengkel AD Service Solo.
EV and RE Senior Researcher Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ganesha Tri Chandrasa, mengatakan, suhu dan kelembapan merupakan dua faktor yang paling memengaruhi umur baterai lithium-ion.
"Suhu ekstrem dan kelembapan tinggi adalah musuh utama baterai serta komponen elektronik," kata Ganesha kepada Kompas.com, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, paparan panas yang berlebihan dapat mempercepat proses penuaan baterai secara kimia.
"Suhu di atas 45 derajat Celsius atau paparan sinar matahari langsung akan meningkatkan laju degradasi kimia baterai secara drastis (thermal degradation)," ujar Ganesha.
Panas
Ganesha menjelaskan, semakin tinggi suhu kerja baterai, semakin cepat pula material di dalam sel baterai mengalami penurunan kualitas.
KOMPAS.com/Gilang Bengkel motor listrik Dolland Motor Electric di Bekasi, Jawa Barat
Akibatnya, kapasitas baterai akan lebih cepat berkurang dibandingkan jika digunakan dan disimpan pada suhu normal.
Tak hanya itu, kondisi panas yang ekstrem juga dapat meningkatkan risiko gangguan yang lebih serius.
"Dalam kondisi panas ekstrem, risiko thermal runaway (baterai terbakar atau meledak) juga meningkat," katanya.
Thermal runaway merupakan kondisi ketika suhu baterai meningkat secara tidak terkendali akibat reaksi kimia di dalam sel baterai.
Meski kasusnya relatif jarang terjadi, risiko tersebut dapat meningkat apabila baterai terus-menerus terpapar suhu tinggi atau mengalami kerusakan.
KOMPAS.com/FATHAN Bengkel motor listrik Dolland Motor Electric di Jakarta
Kelembapan
Selain panas, Ganesha mengingatkan bahwa hujan dan kelembapan tinggi juga dapat memengaruhi keandalan sistem kelistrikan motor listrik.
"Hujan atau kelembapan tinggi. Meskipun kompartemen motor dirancang tahan terhadap cipratan air (memiliki IP rating tertentu), paparan air hujan dalam jangka panjang atau embun akibat perubahan suhu ekstrem berisiko menyebabkan korosi pada soket, wiring, maupun korsleting pada BMS (Battery Management System)," katanya.
Untuk diketahui, IP rating merupakan standar tingkat ketahanan komponen terhadap debu dan air.
Namun perlindungan tersebut bukan berarti motor listrik aman jika terus-menerus terkena hujan atau disimpan di tempat yang lembap dalam waktu lama.
Oleh karena itu, pemilik disarankan memarkir atau menyimpan motor listrik di tempat yang teduh, memiliki sirkulasi udara yang baik, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung maupun hujan.
Sebelumnya: Jadi Tersangka UU ITE, Admin TheKerupuk Tak Ditahan Setelah Dijamin Keluarga
Selanjutnya: Perluas Akses Pengetahuan, Kemenbud Resmikan Perpustakaan Ranggawarsita
Artikel Terkait
- Presiden Prabowo Sampaikan Pentingnya Digitalisasi Pemerintah
- 7 Ide Meal Prep di Bawah Rp 200.000 untuk Seminggu, Cocok untuk Pemula
- Voltron Buka SPKLU Baru di Puri Indah, Ada 24 Titik Cas
- Polri Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Sepolwan di Lembang dan Ciputat
- Selamat dari Upaya Penyelundupan, 124 Ekor Burung Dikembalikan ke Habitatnya di Bali
- Wapres AS Beberkan Upaya Israel Gagalkan Kesepakatan dengan Iran
- Serangan Baru AS Hantam 140 Target Lokasi Rudal dan Drone Iran
- Kronologi 2 Anggota DPRD Riau Cekcok hingga Berujung Baku Hantam Massa Simpatisan
