Jaksa Agung: Sinergi dengan Polri Sudah Sejak Lama, Kami Tak Bisa Dipisah

Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa sinergi antara Kejaksaan Agung dan Polri telah lama terjalin. Burhanuddin menekankan bahwa kedua institusi penegak hukum ini merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
Hal itu disampaikan Burhanuddin dalam pertemuan bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya. Pertemuan ini sekaligus menepis isu gesekan antara institusi Polri dan Kejagung.
"Sinergi kita sudah dilakukan sejak lama karena undang-undang juga mengharuskan kita memang harus bersinergi," kata Burhanuddin kepada wartawan di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin .
Burhanuddin menjelaskan bahwa sinergi yang ditunjukkan hari ini merupakan bentuk nyata hubungan harmonis antara Korps Adhyaksa dan Korps Bhayangkara. Dia menyebutkan selama ini komunikasi terus berjalan dengan baik meski tidak selalu tersorot media.
"Dan tentunya hari ini kita lengkapi pada teman-teman yang belum tahu bagaimana bersinerginya kami, inilah bentuk kami. Dan ini bukan hanya hari ini, sejak lalu-lalu kami begini, cuma memang kami tidak terbuka dengan teman-teman di sini," ungkapnya.
Lebih lanjut, Burhanuddin menegaskan bahwa kedua institusi memiliki visi dan misi yang sama dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.
"Kita ini satu kesatuan. Tujuannya adalah memberi rasa aman di masyarakat, memberi suatu rasa adil di masyarakat. Kami mempunyai tujuan yang sama dan kami tidak bisa dipisah-pisahkan," tegasnya.
Senada dengan Jaksa Agung, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan tidak ada masalah antarinstitusi. Dalam pertemuan tersebut, Jenderal Sigit didampingi oleh jajaran pejabat utama Mabes Polri.
"Saya pastikan di sini, apalagi kita hadir bersama antara Bapak Jaksa Agung dan seluruh pejabat utama Adhyaksa. Tentunya kami sama-sama sepakat dan menyampaikan kepada seluruh jajaran bahwa tidak ada masalah di antara dua institusi ini," kata Jenderal Sigit.
Sigit memastikan soliditas ini akan diteruskan hingga ke tingkat paling bawah di seluruh wilayah. Menurut dia, hal ini penting untuk mengawal berbagai agenda strategis pemerintah.
"Tadi kita sepakat bahwa kita akan terus bersilaturahmi, setelah ini ditindaklanjuti di jajaran, di tingkat provinsi maupun kabupaten," ungkapnya.
Sigit menyatakan saat ini dibutuhkan sinergi antar-penegak hukum. Tujuannya, agar program-program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
"Karena kita juga menyadari bahwa banyak agenda-agenda program pemerintah yang tentunya juga harus kita jaga, harus kita kawal. Karena ini semuanya tentu harapan kita semua menjadi program yang bermanfaat untuk masyarakat yang membuat Indonesia menjadi jauh lebih baik," tutur Jenderal Sigit.
"Dan tentunya itu dibutuhkan soliditas dan sinergisitas yang lebih kuat. Sekali lagi, tidak pernah ada masalah antara institusi Kejaksaan dan Kepolisian," imbuhnya.
Simak Video 'Jaksa Agung Tegaskan Polri-Kejagung Tak Bisa Dipisah: Kita Bersinergi':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Ledakan Terjadi di Perumahan Elite Grand Polonia Medan, Rumah Hancur
Selanjutnya: Bahlil Ungkap Target Produksi Blok Masela Dimulai 2029: Investasi Besar Banget
Artikel Terkait
- Kuwait Klaim Cegat Serangan Drone dari Iran
- AI Jadi Senjata Baru Kelompok Teroris? Ini Temuan Terbarunya
- Melihat Mini Zoo Purworejo yang Mangkrak, Proyek Rp 9,69 Miliar Berujung Korupsi
- 2 Maling Truk di Bogor Ditangkap Usai 2 Jam Beraksi, Pelaku Residivis
- Momen Pelaku Teror Ancaman Bom di SDN Jaksel Ditangkap Kurang dari 24 Jam
- Derita Nelayan RI di Kapal Ikan Asing: Tak Ada Istirahat, Sakit Tetap Kerja
- Gerebek Bengkel di Blitar, Polisi Temukan Rekannya Konsumsi Sabu
- Memanas, AS Bombardir Kota Pembangkit Nuklir Iran
