Iran Kecam Serangan AS Dekat RS Kanker Anak: Barbar!

Iran mengecam serangan Amerika Serikat di dekat rumah sakit kanker anak di kota Ahvaz, barat daya Iran, sebagai serangan barbar. Iran mengatakan bahwa serangan militer AS itu memaksa evakuasi darurat 211 pasien kanker anak.
Dilansir Anadolu Agency, Kamis , juru bicara Kementerian Luar Negeri, Esmaeil Baqaei, mengatakan Rumah Sakit Shahid Baqaei, pusat khusus untuk anak-anak penderita kanker, dievakuasi pada Rabu malam, setelah serangan AS menghantam lokasi terdekat.
Menggambarkan insiden itu sebagai "serangan barbar," Baqaei mengatakan serangan itu "menyebabkan penderitaan dan kecemasan yang parah" di antara anak-anak yang dirawat di rumah sakit dan memaksa evakuasi darurat 211 pasien yang menjalani kemoterapi.
Baqaei juga menggambarkan serangan itu sebagai "kejahatan perang yang pengecut" terhadap anak-anak dan membandingkannya dengan serangan Israel terhadap fasilitas perawatan kesehatan.
"Mereka yang tanpa henti mengkhotbahkan hak asasi manusia, namun dengan sengaja menutup mata terhadap penargetan rumah sakit dan pusat kesehatan, telah kehilangan seluruh kredibilitas moral mereka," tambahnya.
Pada Rabu , Kantor Berita Mehr Iran melaporkan bahwa serangan AS menghantam dekat rumah sakit, yang menyebabkan evakuasi anak-anak yang sedang menjalani perawatan kanker.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran terkait Selat Hormuz, dengan kedua pihak saling melancarkan serangan meskipun ada nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan yang bertujuan untuk mengakhiri konflik mereka dan mencapai kesepakatan perdamaian yang langgeng.
Simak juga Video 'Iran Minta Houthi Tutup Jalur Minyak Laut Merah Jika AS Menyerang':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: 6 Kebiasaan Sehari-hari Orang Jepang yang Bikin Panjang Umur hingga 100 Tahun
Selanjutnya: Penambang Timah Diterkam Buaya Saat Pindahkan Ponton di Sungai Bangka
Artikel Terkait
- Sebanyak 41,5 Juta Hektar Tutupan Hutan Berisiko Mengalami Deforestasi
- Pramono Persilakan ASN DKI Nonton Final Piala Dunia 2026, Asal Kinerja Tak Berkurang
- Gempa M 6,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut
- Sinkronisasi Prodi dengan Kebutuhan SDM, Mendikti Finalisasi Arsitektur Pendidikan Tinggi
- Tinggalkan Motor 2 Menit untuk Ambil Paket, Ojol di Tangerang Jadi Korban Curanmor
- Cerita Sailah, dari Tanah ke Hunian Layak Berkat Bantuan Pemprov Jateng
- Mobil Pelat Dinas TNI Terbakar di Senen Jakpus, Diduga Akibat Korsleting
- Pemerintah Siapkan Lulusan SMK Siap Hadapi Peluang Kerja Robotika
