Viral Sopir Pikap Dipergoki Mau Buang Limbah Tulang ke Kali Cisadane Bogor

Video seorang pria pengemudi mobil pikap dipergoki hendak membuang limbah tulang hewan ternak ke Sungai Cisadane di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat , beredar di media sosial . Ulah pria tersebut dipergoki warga sekitar.
Dalam video yang dilihat, Selasa , warga memergoki dan menghampiri pria tersebut di Jembatan Grendong, Rumpin. Limbah tersebut diangkut menggunakan mobil pikap hitam berpelat nomor F-8830-AU.
Warga yang memergoki mobil pikap tersebut kemudian membongkar isi muatannya. Warga menemukan sejumlah limbah tulang hewan ternak di sana yang ditutupi terpal.
Dinarasikan bahwa peristiwa itu bukan yang pertama kalinya terjadi. Pria yang hendak membuang limbah tersebut kemudian diinterogasi warga dan mengaku hanya diperintah oleh bosnya.
Kapolsek Rumpin AKP Suyoko mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam. Pemilik limbah tulang tersebut merupakan pengusaha ayam.
"Sehingga tulang limbah ini menyuruh karyawannya untuk membuang di Kali Cisadane, tepatnya di Jembatan Grendong," kata AKP Suyoko saat dimintai konfirmasi.
Namun, begitu pelaku tiba di lokasi dan hendak membuang limbah, warga melihatnya. Warga sontak menghadang dan menghentikan perbuatannya itu.
"Sesampainya di lokasi, warga sekitar menyaksikan, mobil yang akan membuang tulang limbah tersebut dihentikan dan dilarang buang limbah ke sungai dan diarahkan limbah tersebut agar dibuang ke TPA Galuga," pungkasnya.
Lihat juga Video: Dampak Sungai Cisadane Tercemar Limbah Kimia
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: TNI AD Berduka 1 Personel Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
Selanjutnya: Kala Pemerkosaan Gadis di Sampang oleh 27 Pria Jadi Atensi Senayan
Artikel Terkait
- Inovasi Skincare Lembut untuk Kulit Sensitif, Menjawab Kebutuhan Generasi Muda
- Prabowo ke Mentan Amran Sulaiman: Negara dan Bangsa Masih Butuh Kau
- BYD M6 DM Catat Efisiensi 92 KM per Liter di Semarang, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM di Karakter Jalan Berbeda
- Buaya Terlihat di Spot Diving, Balai TN Komodo Minta Wisatawan Waspada
- Bos Laundry di Jaksel Bantah Tahan Ijazah Karyawan, Akui Masih Ada Dokumen Tersimpan
- Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Polisi Dalami Grup "Teh Gembul" Buatan Para Tersangka
- Mensesneg Ungkap Keppres Calon Jampidsus Kuntadi Selesai Pekan Ini
- Gempa M 4,8 Guncang Sukabumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
