Mendes Pastikan KDMP dan BUMDes Tak Bersaing, Kolaborasi Perkuat Ekonomi Desa

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan Koperasi Desa Merah Putih nantinya akan bekerja sama dengan BUMDes untuk menyerap sekaligus memasarkan hasil produksi masyarakat desa. Yandri mengatakan keberadaan KDMP tak akan menggantikan ataupun bersaing dengan BUMDes.
"Badan usaha milik desa yang sudah ada selama ini dengan Koperasi Desa Merah Putih, insyaallah, tidak akan bertabrakan, tapi akan melakukan kolaborasi, kerja sama untuk memastikan kegiatan ekonomi di desa itu benar-benar on the track dan para petani, sesuai dengan potensi desa masing-masing," kata Yandri seusai rapat terbatas di Istana, Jakarta, Rabu .
Ke depan, lanjut Yandri, seluruh potensi desa akan dimaksimalkan melalui operasional KDMP. Selain memperkuat perekonomian masyarakat, keberhasilan koperasi juga akan memberikan manfaat langsung bagi pemerintah desa melalui pembagian hasil usaha.
"Apalagi yang dipakai kan Dana Desa dan apalagi nanti dari keuntungan itu ada 20 persen dari Kopdes itu akan menjadi pendapatan asli desa," ujarnya.
"Jadi pemerintah desa dengan segala unsurnya punya kepentingan, Kopdes ini berhasil dan sukses karena ada efek positifnya kepada desa, termasuk sisanya yang 80 persen akan kembali ke rakyat di desa itu," lanjut Yandri.
Selain itu, Yandri mengungkap pengembangan desa tematik telah dijalankan selama setahun terakhir dan telah menunjukkan hasil yang positif. Menurutnya, desa tematik kini menjadi penyuplai dapur MBG.
"Banyak desa tematik ini menjadi penyuplai MBG, banyak. Jadi hampir seribu bahkan BUMDes itu menjadi penyuplai utama MBG," ungkap Yandri.
Pengembangan desa tematik akan disesuaikan dengan potensi ekonomi masing-masing daerah, mulai dari komoditas pertanian, perikanan, hingga perkebunan. KDMP akan menjadi off taker produk hasil tani tersebut.
"Memang ada desa jagung, ada desa padi, ada juga desa ikan nila, desa ikan lele, desa cokelat, dan desa-desa lain. Nah, ini nanti tetap Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi offtaker-nya bekerja sama dengan badan usaha milik desa," tutur Yandri.
Lihat juga Video: 6.300 Koperasi Merah Putih Berbasis Energi Terbarukan Masuk Tahap Operasional
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Tangis dan Kenangan dalam Pemakaman Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam
Selanjutnya: Ramalan 12 Shio Hari Ini 18 Juli 2026, Ada yang Makin Produktif
Artikel Terkait
- Warga Blokade Akses ke SMAN 1 Labuhanratu Lampung karena Banyak Anak Sekitar Sekolah Tak Diterima
- Jaksa Agung: Sinergi dengan Polri Sudah Sejak Lama, Kami Tak Bisa Dipisah
- Mensos Minta Pemda Aktif Perbarui DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran
- Jaga Inflasi Terkendali, Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan & Distribusi
- Sebabkan Listrik Padam Empat Perumahan, Pencuri Spesialis Kabel Gardu di Palembang Ditangkap Polisi
- Korban Tabrak Lari di Antapani Bandung, Kakek 81 Tahun Meninggal Dunia
- 6 Kesalahan Memasak yang Membuat Wajan Antilengket Cepat Rusak
- Pelajar Bom Sekolah Diduga Di-Bully, Sekolah Dinilai Harus Ada Sistem Anti-perundungan
