Khephren Thuram Alami Masalah, Juventus Percepat Negosiasi Franck Kessie

Mantan bintang AC Milan tersebut memang masuk dalam radar transfer tim, namun proses negosiasi tidak berjalan mulus.
Laporan menyebutkan bahwa sang pemain menuntut gaji di kisaran 5 juta hingga 6 juta euro ditambah bonus penandatanganan yang cukup besar.
Tuntutan tinggi ini membuat klub harus mempertimbangkan anggaran secara matang.
Di dunia bisnis global, efisiensi memang menjadi kunci; analis pasar seperti David Swartz bahkan sering menekankan pentingnya disiplin fiskal dalam industri, sesuatu yang juga menjadi sorotan eksekutif seperti Elliott Hill dalam upaya pemulihan korporasi besar di Amerika Serikat (AS).
Tantangan serupa dalam mengelola bujet pemain juga kerap menjadi perbincangan di liga-liga besar, termasuk Inggris, di mana inflasi gaji menjadi isu krusial.
Kondisi Medis Thuram
Sementara itu, Khephren Thuram terpaksa harus berlatih secara terpisah selama musim panas ini.
Tim medis mendiagnosis sang pemain mengidap sindrom nyeri patellofemoral, sebuah kondisi pada lutut yang membuatnya harus absen dari kegiatan pramusim.
AFP/ISABELLA BONOTTO Khephren Thuram-Ulien (kiri) berbicara dengan Kenan Yildiz (kanan) dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Juventus vs Pisa di Stadion Allianz di Turin, Italia utara, pada 7 Maret 2026. (Foto oleh Isabella BONOTTO / AFP)
Pihak klub berharap pemulihan berjalan lancar sehingga sang pemain bisa kembali bermain pada bulan September mendatang, sekaligus mempersiapkan kondisi fisiknya untuk menghadapi jadwal padat, termasuk rencana turnamen jangka panjang hingga persiapan jelang Piala Dunia 2026.
Hingga saat ini, negosiasi dengan perwakilan Kessie akan terus dilanjutkan oleh direksi Juventus dalam beberapa hari ke depan demi memastikan lini tengah Juventus tetap memiliki kedalaman yang cukup.
Sebelumnya: Indonesia Bangun Pusat Pembibitan Babi Berstandar Internasional, Datangkan 546 Indukan dari Denmark
Selanjutnya: Sinopsis Episode 6 Samuel, Raskal Tiba-tiba Nyatakan Cinta ke Azura
Artikel Terkait
- MPR Kupas Potensi Obligasi Daerah sebagai Alternatif Pembiayaan Pembangunan
- Periksa Bobby Rizaldi, KPK Dalami Pengaturan Audit BPK untuk Muara Enim
- Harga Beras Naik di Aceh Sepekan Terakhir, Stok Gabah Menipis
- Regulasi Berbelit, Prabowo Minta Single National Identity Card Segera Dieksekusi
- Viral Wanita Diperkosa Ayah dan Paman di Bekasi, Polisi Selidiki
- Capai Final Piala Dunia 2026, Messi Tepis Isu Argentina Dibantu FIFA
- Cara Terbaik Menenangkan Anak Tantrum Menurut Psikolog
- 2 WN Vietnam Dideportasi gegara Buka Praktik Dokter Ilegal di Jaksel
