Menteri Pigai Sesalkan Hoax Ajakan 'Belanja Rp 1 Juta/Bulan di Kopdes'

Menteri Hak Asasi Manusia RI Natalius Pigai menyampaikan keprihatinannya atas maraknya penyebaran informasi palsu di media sosial yang menurutnya turut disebarkan oleh sejumlah tokoh intelektual, di antaranya Indra J Piliang dan Imam Shamsi Ali.
Dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Pigai membantah narasi yang beredar di akun media sosial X milik Imam Shamsi Ali yang menyebut dirinya mengajak masyarakat berbelanja di Koperasi Merah Putih sebesar satu juta rupiah setiap bulan untuk meningkatkan omzet dan menambah gaji manajer koperasi. Menurutnya, pernyataan tersebut tidak pernah disampaikannya.
Ia juga membantah narasi lain yang beredar di akun X milik Indra J Piliang mengenai rencana pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang disebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti jejaring masyarakat adat, dukun, aktivis, jurnalis, hingga pejabat tinggi kementerian/lembaga.
Pigai menegaskan dirinya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana dinarasikan dalam unggahan tersebut. "Saya tegaskan, komentar resmi saya hanya ada di akun media sosial X milik saya saja," tegas Pigai, dalam keterangan tertulis, Minggu .
Pigai juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi yang beredar di media sosial. Ia meminta publik mengutamakan informasi yang berasal dari media massa yang kredibel dan telah menerapkan prinsip-prinsip jurnalistik, seperti Tempo, Kompas, Antara, detikcom, Tirto, Kumparan, Tribun, dan media terpercaya lainnya.
"Jangan lagi percaya sumber tidak jelas!," pesan Pigai.
Dalam kesempatan tersebut, Pigai juga menyampaikan penilaiannya terhadap kedua tokoh tersebut. Menurutnya, penyebaran informasi yang dinilainya tidak benar telah menurunkan kredibilitas pihak yang menyebarkannya.
Pigai menegaskan pentingnya tanggung jawab setiap tokoh intelektual dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun disinformasi.
Lihat juga Video: Muse Model Penyebar Hoax 'Dibegal' Cuma Bisa Nangis Usai Diperiksa Polisi
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Menu Andalan Pemain Spanyol Lamine Yamal Sebelum Bertanding, Nasi Saus Kacang
Selanjutnya: Nama Bayi Muhammad MBG Subianto di Wonosobo: Ini Alasan Pemilihannya dan Solusi Disdukcapil
Artikel Terkait
- Kisah SD di Mojokerto: Guru Iuran Bangun Toilet, Dua Ruang Kelas Kini Tak Bisa Dipakai
- Pemerasan Bupati Sukoharjo Diduga 'Tradisi' Suami, KPK: Modusnya Copy Paste
- Siapa Femas Yani Arianto? Sosok Pemuda Madiun yang Kabur Saat Tur Korea Selatan
- Kejagung Minta Kejati Se-Indonesia Hentikan Pengumpulan Data terkait MBG
- Waka MPR Kecam Pemerkosaan Lansia di Grobogan, Desak Hukum Maksimal
- Cerita Zhafif, Siswa SMAS Kharisma Bangsa yang Ikut Olimpiade Internasional
- Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Warga Mengungsi di Gereja, Dapur Umum Mulai Didirikan
- Kronologi Pengungkapan Pod Getar dan Happy Water di Bogor, Polisi Kembangkan Jaringan dari Jakarta
