Polisi Tangkap 11 Anggota Perguruan Silat yang Keroyok 2 Pemuda di Surabaya

Kemudian, kelompok tersebut memutuskan untuk berhenti sejenak di sebuah jembatan sekitar jalan tersebut. Lalu, mereka melihat korban, IGN (17) dan MRIA (18), melintas di lokasi itu.
“Korban yang dibonceng memakai kemeja lengan pendek warna hitam bertuliskan di punggung ‘BROEDERSHAP’, melintas di depan gerombolan pelaku,” kata Hadi, saat dikonfirmasi, Kamis (16/7/2026).
Para pelaku yang mengetahuinya langsung berteriak dengan menyebutkan nama perguruan silat lainnya. Selain itu, mereka juga mengejar korban hingga ke Jalan Raya Kendangsari Industri.
“Korban dipepet pelaku yang berakibat korban terjatuh dari sepeda motor. Para pelaku memukuli keduanya, dan salah satu korban menyelamatkan diri dengan masuk ke kotak sampah,” jelasnya.
Sedangkan, korban yang lainnya tidak berdaya karena mengalami sejumlah penganiayaan.
“Salah satu pelaku juga langsung mengeluarkan sebilah celurit dan langsung membacok korban, yang mengenai punggung korban sampai tembus paru-paru,” ujarnya.
Belasan pelaku tersebut langsung melarikan diri degan membawa baju salah satu korban. Di sisi lain, pemuda yang mengalami penganiayaan masih dalam kondisi lemas.
“Korban luka dibawa ke Rumah Sakit Royal Rungkut Industri. Dan korban yang masih sehat melaporkan ke Polsek Tenggilis Mejoyo guna penyelidikan dan penyidikan,” ucapnya.
Hadi menyebut, barang bukti yang diamankan berupa rekaman CCTV yang merekam kejadian, jaket, kaus, topi, double stick dan tiga unit sepeda motor milik para tersangka.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 20 dan atau Pasal 21 jo Pasal 262 ayat (3) UU RI No 01 Tahun 2023 tentang KUHP, tentang kekerasan secara bersama-sama yang mengakibatkan luka berat.
Sebelumnya: 13 Mahasiswa Indonesia Dapat Beasiswa SingCham 2026, Dubes Singapura Dorong Keterampilan Mandiri
Selanjutnya: 8 Makanan yang Sering Lupa Dicuci, Padahal Penting untuk Kesehatan
Artikel Terkait
- Ketrampilan Apa yang Diperlukan Anak Muda di Dunia Kerja?
- Danau Dendam Tak Sudah Bersolek, Disulap Jadi Destinasi Kelas Dunia
- Di Balik Bisnis Triliunan Piala Dunia 2026, Jejak Karbon Presiden FIFA Ikut Disorot
- Voltron Buka SPKLU Baru di Puri Indah, Ada 24 Titik Cas
- Trump Tuntut Bayaran Usai Klaim AS Jaga Selat Hormuz
- 2 Tahun Diteror Tetangga, Satu Keluarga di Depok Awalnya Cuma Tegur soal Musik Keras
- Rahmat Dimas Pembunuh Ojol di Tangerang Ditetapkan Sebagai Tersangka
- Wisatawan Batal Berfoto di Monumen Habibie-Ainun karena Kurang Terawat, Dinsos Parepare Janji Tindak Lanjuti
